Berbagai Risiko Akibat Berhubungan Seks dengan PSK

Berbagai Risiko Akibat Berhubungan Seks dengan PSK

BursaMetroNews.com – Berbagai Risiko Akibat Berhubungan Seks dengan PSK. PSK atau pekerja seks komersial, sejatinya merupakan salah satu profesi tertua yang telah eksis sejak berabad-abad lalu. Maka, tidak dipungkiri jika PSK memiliki porsi penting dalam konteks mencari kepuasan alat kelamin. Para lelaki khususnya, sering menikmati para pekerja layanan jasa pemuas birahi ini, dan tentunya hal tersebut tidak luput dari risiko dan bahaya yang mungkin saja menghampiri mereka yang suka “jajan.” Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa risiko dan alasan seseorang berhubungan seks dengan PSK di bawah ini.

Berhubungan seks dengan PSK dapat berpotensi berisiko tertular infeksi menular seksual (IMS), pastinya Anda telah paham tentang risiko yang satu ini. Infeksi menular seksual dapat diakibatkan karena adanya interaksi kontak antar seks, kulit, dan bahkan dengan ciuman sekalipun.

Pada dasarnya, saat Anda berhubungan seks dengan PSK, Anda tidak tahu bagaimana kondisi kesehatan para penghuni rumah bordil tersebut. Jadi, pastinya Anda dapat berisiko besar untuk terkena penyakit menular seksual tersebutm meskipun Anda telah menggunakan kondom (kondom bisa robek).

Human Immunodeficiency Virus atau HIV merupakan salah satu virus yang cara penyebarannya melalui cairan tubuh (pada kasus ini, cairan sperma bertemu cairan vagina). Virus paling mematikan ini, sering kali disebabkan oleh seks bebas, begitupun dengan hubungan seks dengan PSK. Pada dasarnya, virus menyerang sistem kekebalan tubuh, ketika sudah berkembang menjadi parah, virus ini akan berubah menjadi AIDS.

Berbagai Risiko Akibat Berhubungan Seks dengan PSK

Berbagai Risiko Akibat Berhubungan Seks dengan PSK

Human papillomavirus (HPV) adalah salah satu virus yang umum tertular lewat hubungan seksual. Sama seperti yang lain, terkadang virus ini tidak menunjukkan tanda-tanda kemunculannya, tapi tetap ada beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan.

Berbicara soal ketagihan, sesuatu yang dianggap “menyenangkan” pastinya akan dilakukan terus menerus, maka kebutuhan akan kesenangan ini menjadi adiktif. Bila sudah ketagihan seks, bila tidak melakukannya akan menjadikannya frustrasi dan berbagai gejala psikologis lainnya. Studi menemukan bahwa keterusan mencari dan “menggunakan” PSK, akan menimbulkan kerusakan emosi (emotional damage) pada pria. Pada tahap ini maka kesadaran diri dan penyesalan tidak cukup, perlu ada terapi khusus mengatasi ketagihan seks ini.

Berbicara risiko, tidak lengkap tanpa alasan dan tujuan mengapa seseorang melakukan seks dengan PSK. Beberapa penjelasan di bawah ini, umumnya dipengaruhi oleh stimulasi otak yang terhubung dengan kelamin, lalu berdampak kepada pemikiran dan perilaku yang mengacu kepada keinginan tertentu.

PSK pastinya, secara tidak langsung dilatih dan dididik memuaskan pelanggan, dengan begitu pengalaman mereka di bidang memuaskan pelanggan telah teruji dan banyak diakui oleh para lelaki. Maka, tidak jarang pria mau membayar PSK, demi mendapatkan kepuasan seks yang maksimal.

Pergi ketempat penjajah seks, memang menjadi cara termudah bagi orang yang ingin melakukan seks. Selain itu, bberapa pria yang melakukan seks dengan PSK menyatakan, bahwa berhubungan seks dengan pelacur tidak merepotkan. Pria tidak perlu mementingkan perasaan mereka ataupun harus berhubungan jauh selepas melakukan seks, hal ini dikenal dengan sebutan “cinta satu malam”.

Sindrom misogyny ini merupakan penyakit mental yang dapat menyerang pria yang memiliki trauma masa lalu. Pria ini pada dasarnya mencari PSK karena membenci sosok wanita. Maka pria model ini akan berusaha merendahkan perempuan yang dibayarnya. Berbagai kekerasan dan perendahan yang membuat malu perempuan akan dilakukan, karena merasa sudah membayar. Ini merupakan salah satu penyakit mental berbahaya yang ada pada pria.

Ditulis Oleh : Cheon

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *