Berhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit

Berhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit

Berhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit

Berhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit
Berhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit

BURSAMETRONEWSBerhubungan Seks Dapat Manyembuhkan Sejumlah Penyakit Sudah banyak studi yang mengungkapkan bahwa berhubungan seks memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Bahkan hubungan seks dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

Pertama, dapat meredakan insomnia, ini karena setelah orgasme akan mengeluarkan hormon prolaktin yang membuat rileks dan mengantuk. Masalah gangguan sendiri dapat memicu efek samping pada kesehatan, jadi perlu untuk diatasi.

Kedua, hubungan seks dapat meredakan sakit kepala, ini karena bercinta dapat menginduksi kenikmatan dan menghilangkan rasa sakit. Jadi saat sakit kepala akibat kelelahan dan stres tidak ada salahnya kamu dan pasangan berhubungan intim.

Dan Manfaat lain Dari Berhubungan Seks Bagi Ibu Hamil

ilustrasi ibu hamil

Dengan rutin berhubungan seks, hal ini karena saat berhubungan seks bermanfaat untuk menurunkan produksi hormon kortisol pemicu stres, sehingga membuat lebih tenang dan rileks.

Flu juga dapat diatasi dengan berhubungan seks, ini karena phagocytes yang ada dalam sistem imun akan menjadi kuat usai berhubungan seks.

Selain menjaga kondisi fisik, ibu hamil juga harus memerhatikan kondisi kesehatan psikis. Perlu diketahui, emosi yang dirasakan ibu hamil dapat dirasakan dan berdampak pada janin. Tak heran jika ada ungkapan “ibu hamil harus happy”.

Meski stres selama kehamilan adalah suatu hal yang biasa, namun perlu diperhatikan tingkat stres tersebut jangan sampai membuat ibu hamil merasa tidak nyaman bahkan berkelanjutan.

Stres berkepanjangan pada ibu hamil dapat membuat sulit tidur, sakit kepala, kehilangan selera makan atau bahkan makan berlebihan.

tingkat stres yang tinggi dan terus berlanjut pada ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan dan janin.

Saat hamil, kondisi stres berlebihan itu memungkinkan bayi lahir prematur, berat badan bayi rendah, bayi terlalu kecil hingga bayi turut berisiko depresi.

Penyebab stres yang paling umum selama kehamilan adalah perubahan hormon. Hal tersebut dapat memicu perubahan suasana hati yang tak terduga, termasuk perasaan insecure.

Kemudian ada rasa tidak nyaman selama hamil, seperti mual, sembelit, lelah atau sakit punggung. Beberapa kasus juga ibu hamil khawatir soal persalinan, biaya hingga masa depan bayi tersebut.

Perlu diketahui, stres tidak semuanya berdampak buruk. Ketika ibu hamil bisa mengelola stres dengan baik, maka itu bukan masalah besar. Namun jika stres itu terus berlanjut, maka segera konsultasi ke dokter.

By : HARI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *