Bocah 5 Tahun di Tasikmalaya Diculik Saat Pamit Beli Jajan

Bocah 5 Tahun di Tasikmalaya Diculik Saat Pamit Beli Jajan

Bocah 5 Tahun di Tasikmalaya Diculik Saat Pamit Beli Jajan
Bocah 5 Tahun di Tasikmalaya Diculik Saat Pamit Beli Jajan

Bursametronews.com – Bocah 5 Tahun di Tasikmalaya Diculik Saat Pamit Beli Jajan. Bocah berinisial YZ (5) asal Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya diduga menjadi korban penculikan pada Selasa (8/10). Dia diduga diculik saat berangkat sekolah.

Salah seorang keluarga korban, Pupun Purmayanti menyebut terakhir kali melihat YZ saat bersiap berangkat sekolah. Sebelum berangkat, anak dari pasangan Dede Disman dan Heaty Karani tersebut jajan sebentar di belakang rumah. “Namun ternyata tidak kembali-kembali,” kata Pupun kepada wartawan.

Orang tua korban kemudian mengecek ke warung. Namun di sana Dede dan Heaty tidak menemukan sang buah hati.

Orang tua YZ langsung bertanya kepada orang-orang sekitar. Jawaban yang didapatkan ternyata YZ dibawa oleh seorang dewasa naik angkot. Namun siapa-siapanya yang membawa tidak diketahui secara pasti,” katanya.

Sang orang tua sempat menduga kalau anaknya diantarkan sekolah oleh keluarganya sehingga sempat bertanya kepada seluruh keluarga. Namun karena tidak ada yang mengantar, Dede dan Heaty melaporkan hal tersebut ke Polsek Cihideung, Resor Tasikmalaya Kota.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro saat dihubungi menyebut bahwa pihaknya baru menerima laporan dari Polsek Cihideung. Namun ia menyebut bahwa pihaknya harus menunggu 1×24 jam untuk bisa melakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan sementara, dari saksi ada yang melihat orang yang membawa anak tersebut tanpa pengetahuan orang tua. Ada juga rekaman CCTV. Nanti kita selidiki,” ucapnya.

Pelaku penculikan YZ akhirnya bisa ditangkap setelah kabar kehilangan korban ramai di media sosial. Pelaku yang berinisial AI (28) warga saat membawa korban di wilayah Kecamatan Cipedes.

Sinta (24) salah seorang saksi menyebut dia awalnya melihat pelaku tengah membawa korban. Hal itu terjadi saat Sinta sedang berada di depan rumah.

Saya tidak curiga karena biasa kan ada yang membawa anak-anak mah. Tapi setelah diingat-ingat, laki-laki dan anak perempuan itu ciri-cirinya seperti orang hilang yang sempat saya obrolkan dengan teman-teman di grup WhatsApp,” ujarnya.

Saksi kemudian meminta bantuan warga untuk menangkap pelaku. “Saat sadar sedang diikuti dia langsung mempercepat langkah dan berusaha untuk kabur. Saat itu saya meminta warga sekitar agar menangkap dan Alhamdulillah saat itu bisa langsung ,”

Di tulis Oleh : JO bursametronews .com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *