http://www.bursametronews.com/Cara-Menghadapi-Omongan-Orang-yang-Suka-Nyinyir-Terhadap-Orang-Lain/

Cara Menghadapi Omongan Orang yang Suka Nyinyir Terhadap Orang Lain

Cara Menghadapi Omongan Orang yang Suka Nyinyir Terhadap Orang Lain

http://www.bursametronews.com/Cara-Menghadapi-Omongan-Orang-yang-Suka-Nyinyir-Terhadap-Orang-Lain/BURSAMETRONEWS – Cara Menghadapi Omongan Orang yang Suka Nyinyir Terhadap Orang Lain Di lingkungan hidup pasti kita sering menjumpai orang yang senang berburuk sangka terhadap orang lain. Mereka mengatakan yang tidak-tidak tentangmu seolah-olah mereka tahu segala hal di dunia ini bahkan lebih tahu tentang dirimu ketimbang kamu sendiri.

Daripada meributkan hal yang sia-sia, lebih baik kamu melakukan hal ini :

  • Miliki keyakinan

Bagian terburuk dari omongan orang adalah membuatmu khawatir jangan-jangan mereka memang benar dan kamulah yang keliru. Kamu jadi meragukan dirimu sendiri, keputusan yang sudah kamu ambil, dan mungkin berujung gak jadi melangkah.

Kalau itu sampai terjadi, berarti omongan orang sudah mengambil alih kendali atas dirimu. Ini sangat buruk. Setiap langkahmu untuk maju bisa terhambat hanya karena omongan orang yang tak menyukai kamu dan pilihanmu.

Maka milikilah keyakinan atas apa pun yang kamu lakukan. Sejauh kamu sudah berpikir baik-baik atas setiap tindakan atau pilihan yang kamu ambil, itu artinya kamu sudah siap mempertanggungjawabkannya dan orang lain gak perlu repot-repot ikut pusing.

  • Menggalang kekuatan dari orang-orang terdekatmu

Tetapi ingatlah, kamu juga punya kelompokmu sendiri. Orang-orang yang selalu mendukungmu, sahabat dan keluarga. Menceritakan apa yang kamu alami pada mereka bisa mendatangkan ketenangan serta dukungan untukmu. Membuatmu lebih kuat menghadapi omongan orang dan memulihkan keyakinanmu pada diri sendiri.

  • Gak perlu susah payah membuktikan bahwa mereka keliru

Wajar akan timbul dorongan dalam dirimu untuk membuktikan betapa salahnya mereka dan betapa benarnya dirimu. Tetapi hidup bukan hanya soal siapa yang benar dan siapa yang salah, kan?

Bila pun kamu hendak menjelaskan, seperlunya saja. Katakan sekali dan jika mereka masih tetap pada keyakinan mereka, abaikan saja. Jangan sampai kamu membuang terlalu banyak waktu dan energi untuk meladeni mereka. Mereka akan mengerti jika mereka mau mengerti.

BACA ARTIKEL SEBELUMNYA :

Jangan Membuang Kulit Biji Buah Dikarenakan Bagus Untuk Tubuh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *