Ini Penampakan Ikan Langka yang Ditemukan di Minahasa

Ini Penampakan Ikan Langka yang Ditemukan di Minahasa

Ini Penampakan Ikan Langka yang Ditemukan di MinahasaIni Penampakan Ikan Langka yang Ditemukan di Minahasa – seorang polisi berpangkat dan tidak menyangka temuannya menghebohkan dunia penelitian. Pasalnya seekor hiu yang ditemukan Jefrry di pantai Kalasey Minahasa Sulawesi Utara dengan bentuk yang tidak lazim tersebut diduga merupakan jenis hiu baru.

Nggala menemukan ikan berperangai aneh tersebut dalam kondisi sudah mati. Diduga kematian itu terjadi tak lama sebelum ikan ditemukan. Waktu saya temukan matanya berwarna ungu kata Nggala.

Menyadari keanehan karakteristik ikan itu Nggala lantas memotret mengunggah foto jepretannya ke Facebook dan mencari informasi tentangnya di internet. Hasil googling nya menunjukkan bahwa ikan berukuran sekitar 60 cm itu merupakan Oxynotus brunensis yang statusnya sudah hampir punah.

mengonfirmasi bahwa ikan tersebut memang jenis hiu berduri yang kini kian langka. Ini merupakan temuan baru. Jenis seperti ini biasanya ada di temperate zone. Fahmi mengontak rekan peneliti dari Australia dan Selandia Baru. Mereka heran jenis seperti itu ada di perairan Indonesia.

Penemuan ikan berbadan coklat di perairan Minahasa itu dapat diartikan sebagai rekaman baru genus Oxynotus di Indonesia. Namun dapat pula lebih dari rekaman baru. Bisa jadi new species kalau ternyata berbeda dari jenis yang sudah ada.

Fahmi berharap spesimen ikan yang mempunyai karakteristik punggung besar dan berduri tersebut tidak dibuang karena bisa menjadi bahan penelitian berharga. Gustaf M Mamangkey peneliti kelautan dari Universitas Sam Ratulangi mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan spesimen ikan itu.

Saat ini spesimen sementara diinapkan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi dan direncanakan akan dilakukan otopsi oleh tim pakar Unsrat dan kerabat pakar dalam waktu dekat. Jika benar bahwa temuan Jefrry merupakan ikan langka yang hampir punah maka perairan Sulawesi Utara kembali akan menjadi pusat perhatian peneliti kelautan dunia.

Perairan Sulawesi Utara dikenal luas di dunia international saat beberapa tahun lalu ditemukan ikan purba Coelacanth atau Latimeria menadoensis.

By. YamiChan

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*