ITINERARY WISATA JEPANG SATU MINGGU BERSAMA KELUARGA

Satu Malam Di Jepang
Satu Malam Di Jepang

BursaMetroNewsDalam survey yang baru diadakan oleh TripZilla bekerja sama dengan Klook, kami menemukan bahwa Jepang merupakan destinasi favorit atau destinasi impian banyak pembaca. Tidak heran, keramahan warga lokalnya, adanya beragam makanan menggiurkan, destinasi-destinasi wisata yang keren dan juga untuk sistem transportasinya yang memudahkan perjalanan – semua ini menjadikan Jepang sebagai destinasi ideal untuk travelling.

Sayangnya, banyak orang memilih menunda perjalanan mereka ke negara matahari terbit karena alasan biaya. Memang, Jepang merupakan salah satu negara dengan biaya kehidupan tertinggi di dunia. Tetapi alasan ini tidak seharusnya mengurung impian liburanmu! Ada banyak cara untuk membantumu mengurangi biaya berlibur. Salah satunya: jalan-jalan sendiri tanpa mengikuti paket tur.

Menakutkan? Tenang saja! Meski kamu belum pernah ke Jepang, panduan itinerary wisata Jepang bersama keluarga ini kami tuliskan khusus untuk membantumu. Selain rekomendasi destinasi wisata di Jepang, kami juga akan memberikan tips & trick yang bisa kamu gunakan untuk lebih menghemat biaya liburan. Siap?

Tokyo

Selamat datang di dunia sushi dan sashimi, Jepang! Setelah perjalanan 8 jam dari Indonesia, pastinya kamu ingin segera cepat-cepat keluar bandara dan menjelajahi sang ibu kota, Tokyo, bukan?

Tokyo
Tokyo

Cara tercepat dan praktis untuk ke pusat kota dari Bandara Internasional Narita adalah dengan menaiki Tokyo Skyliner. Kereta berkecepatan 160 kilometer per jam ini hanya memerlukan 40 hingga 50 menit untuk membawamu masuk ke kota.

Tokyo
Tokyo

Opsi ini kami rekomendasikan untuk kamu yang travelling bersama orang tua atau anak-anak karena semua penumpang tergaransi tempat duduk. Pesan voucher kereta sebelum kedatanganmu melalui Klook untuk memastikan kamu bisa naik pada jam perjalanan yang kamu inginkan. Setelah kamu mendarat di Tokyo, tukarkan vouchernya di kounter untuk mendapatkan tiketnya. Praktis sekali, kan?

Klook Pro-tip: Selain tiket kereta Tokyo Skyliner, kamu juga bisa menyewa router Wi-Fi dari Klook dan mengambilnya di bandara sebelum menuju kota. Kamu akan mendapat unlimited data dan bisa membagi koneksi Wi-Fi ini dengan hingga 14 perangkat dengan hanya 777 JPY (~Rp 100.000) per hari. Lumayan sekali untuk hemat biaya roaming dan percaya deh, koneksi internet akan sangat membantu perjalananmu di Jepang!

Alternatif transportasi ke kota lainnya adalah dengan menggunakan kereta subway. Perjalanan ke kota dengan kereta subway akan memerlukan sekitar satu jam lebih lama daripada Tokyo Skyliner meski memang harga tiketnya lebih murah.

Apa pun pilihanmu, sebaiknya kamu tetap membeli pass 72 jam Subway Tokyo ini. Dengan 1,531 JPY (~Rp 199.000) saja, kamu bisa menikmati perjalanan kereta secara unlimited di seluruh Tokyo. Selain praktis, kamu juga akan menghemat biaya transportasi! Beli voucher pass ini sebelum kedatanganmu dan tukarkan dengan kartunya saat mendarat.

Hari Pertama – Pesona Kota Metropolitan Tokyo

Usai check-in di hotel, gunakan pass Subway Tokyo kamu dan eksplorasi bagian pusat kota Tokyo – Shibuya dan Harajuku! Kedua destinasi ini berada bersebelahan satu dengan yang lainnya dan terhubung dengan jalur kereta Yamanote.

Hari Pertama Pesona Kota Metropolitan Tokyo
Hari Pertama Pesona Kota Metropolitan Tokyo

Shibuya merupakan pusat belanja yang dikenal dengan penyeberangan jalan teramai di dunianya, Shibuya crossing. Apa spesialnya penyeberangan ini? Semua kendaraan dihentikan pada waktu yang bersamaan sehingga orang yang ingin menyeberang bisa jalan ke arah mana pun. Saksikan sendiri padatnya lalu lalang orang di Shibuya crossing dan kalau mau, ambil selfie juga untuk mengabadikan momennya ya!

Karena Shibuya merupakan destinasi untuk shopping, pastinya kunjungan ke Shibuya tidak lengkap kalau tidak masuk ke pusat perbelanjaan yang ada. Mulai dari Shibuya 109, department store ikonik Shibuya, hingga Disney Store dan Don Quijote, pusat perbelanjaan serba ada dan murah, semuanya tersedia di Shibuya. Pastinya akan ada yang menarik matamu di sana!

Cara ke Shibuya: Naik kereta ke Stasiun Shibuya dengan pass Subway Tokyo kamu. Shibuya crossing berada di luar Exit #8, Hachiko Exit.

Keramaian Takeshita Dori, Harajuku
Keramaian Takeshita Dori, Harajuku

Hanya satu stop dari Shibuya adalah Harajuku, pusat fashion anak muda di Tokyo. Saat berkunjung (terutama pada hari Minggu), kamu akan melihat banyak anak muda dengan fashion unik Jepang di Takeshita Dori – jalanan utama Harajuku.

Selain melihat fashion sense unik warga lokal di Takeshita Dori, kamu harus mencoba Harajuku crepes yang sangat ikonik itu. Terdapat puluhan rasa yang bisa kamu coba dengan berbagai kombinasi unik. Kamu pasti akan kebingungan memilih karena banyaknya jenis yang ditawarkan!

Cara ke Harajuku: Naik kereta ke Stasiun Harajuku dengan pass Subway Tokyo kamu. Takeshita Dori berada 3 menit dari Exit 3 Stasiun Harajuku.

Akhiri harimu di Akhihabara, pusat perbelanjaan elektronik ternama di Jepang. Kalau kamu ingin mencari produk elektronik Jepang dengan harga lebih murah, inilah saatnya! Masuk saja ke salah satu gedung perbelanjaan di Akihabara seperti Sofmap atau Labi dan kamu akan dihadapkan dengan segudang pilihan elektronik. Banyak juga yang menjual produk second, lho!

Tonton AKB48 langsung di Tokyo
Tonton AKB48 langsung di Tokyo

Selain elektronik, Akihabara juga tempat suci bagi para pecinta musik J-pop, anime, manga, game dan para otaku di Jepang. Tidak heran, banyak sekali toko dan kafe yang menjual produk-produk J-pop, anime dan manga disini! Kamu akan menemukan paling tidak satu toko buku komik Jepang dalam setiap pusat perbelanjaan elektronik di Akihabara.

Ingin menyaksikan penampilan live menarik dari girl group J-pop AKB48? Inilah tempatnya! AKB48 Theatre, panggung pertunjukan AKB48 dengan kapasitas 250 orang ini berada di lantai 8 gedung Don Quijote Akihabara. Tiket bisa dibeli langsung di lokasi dua jam sebelum pertunjukan dimulai, kalau belum habis terjual, seharga 2,100 JPY (~Rp 272.300) untuk wanita dan 3,100 JPY (~Rp 402.000) untuk pria.

Klook Pro-tip: Untuk menghindari kekecewaan, sebaiknya kamu mencoba mendapatkan tiket ke pertunjukan AKB48 pilihanmu sebelum keberangkatan ke Jepang. Sistem penjualan tiket bukan first-come-first-serve, tetapi dengan mengadu keberuntungan melalui undian. Untuk mendaftarkan dirimu dalam undian ini, ikuti panduan resmi dari AKB48 ini. Semoga beruntung!

Kalau belum beruntung, kamu masih bisa ‘bertemu’ dengan idola kamu dengan mengunjungi kafe dan toko resmi AKB48 di Akihabara. Di AKB48 Cafe & Shop, kamu bisa menikmati santap malam lezat sambil menonton pertunjukan-pertunjukan AKB48 dari layar besar. Terdapat juga toko yang menjual merchandise resmi AKB48, lho!

Untuk yang tidak terlalu tertarik dengan J-Pop, terdapat pula Gundam Cafe yang berada persis di sebelah AKB48 Cafe & Shop untuk memuaskan jiwa otaku dalam dirimu!

Hari Kedua – Menikmati Sisi Tradisional Ibu Kota

Meski Tokyo merupakan salah satu kota terpadat dan tercanggih di dunia, masih ada saja daerah-daerah yang tradisional seperti Tsukiji.

Pasar Ikan Tsukiji merupakan pasar ikan tertua dan terbesar di dunia. Selain dikenal untuk sashiminya yang luar biasa, pasar ini juga identik dengan acara lelang ikan tuna yang diadakan setiap dini hari.

Tur lelang ikan tuna diadakan secara gratis tiap harinya – dari pukul 5.25 hingga 5.45 pagi dan 5.50 hingga 6.10 pagi dengan kapasitas maksimal 60 orang per kloter. Karena tur ini first-come-first-serve, turis dari berbagai penjuru dunia rela tidak tidur dan mengantri dari pukul tiga subuh demi menyaksikan acara legendaris ini! Bikin penasaran banget, kan?

Hunting makanan di Pasar Ikan Tsukiji
Hunting makanan di Pasar Ikan Tsukiji

Meski kamu tidak ingin mengorbankan tidur, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan fresh dari Pasar Ikan Tsukiji sebagai sarapan di hari kedua! Selain sushi dan sashimi, banyak seafood lain yang bisa kamu coba seperti uni (bulu babi) dan aneka kerang-kerang panggang.

Tahun ini kesempatan terakhirmu untuk mengunjungi Pasar Ikan Tsukiji di tempat aslinya. Pasalnya pemerintah kota Tokyo telah mengumumkan pemindahan lokasi pasar mulai 11 Oktober 2018 mendatang. Jadi buruan rencanakan segera liburanmu ke Tokyo dan saksikan sendiri nuansa asli Pasar Tsukiji sebelum diperbaharui.

Klook Pro-tip: Untuk pengalaman yang edukatif dan mengesankan, ikuti Tur Pasar Ikan Tsukiji ini. Selain mempelajari sejarah panjang Pasar Ikan Tsukiji dari pemandu wisata berbahasa Inggris, kamu juga bisa belajar membuat sushi sendiri langsung dari koki profesional Jepang. Seru banget!

Satu lagi daerah di Tokyo yang bak ‘tertinggal di masa lalu’, Asakusa.

Gerbang Kaminarimon di Asakusa
Gerbang Kaminarimon di Asakusa

Mulai kunjunganmu dengan berfoto-foto ria di depan Gerbang Kaminarimon, pintu masuk dari destinasi wajib kunjung di Tokyo, Senso-ji Temple. Meski biasanya terdapat kerumunan orang di sekitar gerbang ikonik ini, pastikan kamu menyempatkan diri untuk melihat detail luar biasa desain ukiran naga di bawah lampion raksasanya setelah puas foto-foto.

Jalan Nakamise, Asakusa
Jalan Nakamise, Asakusa

Di balik Gerbang Kaminarimon adalah Jalan Nakamise, shopping street sepanjang 200 meter yang sudah melayani wisatawan daerah Asakusa sejak puluhan tahun lampau. Sembari jalan, kamu akan melihat banyak pernak-pernik souvenir Jepang yang bisa kamu beli untuk teman-teman di rumah. Jangan lupa juga untuk mencoba aneka jajanan Jepang seperti mochi, kibidango dan green tea ice cream di sana!

Jalan Nakamise akan membawamu menuju Senso-ji Temple, kuil umat beragama Budha tertua di Tokyo. Pada saat kamu masuk ke komplek kuil, jangan heran kalau melihat banyak pengunjung berdiri mengerumuni bak pembakaran untuk mengipaskan asap ke seluruh tubuh mereka. Menurut yang percaya, asap ini berkhasiat untuk menyembuhkan segala penyakit – pantas saja semua orang berkerumun di sekelilingnya.

Klook Pro-tip: Ikuti tur becak tradisonal Jepang saat di Asakusa untuk pengalaman berlibur yang unik. Recommended sekali untuk yang berkunjung dengan pasangan, orang berusia lanjut atau anak-anak! Selain tidak perlu khawatir hilang di lautan turis di Asakusa, kamu pun tidak perlu bingung mencari jalan dari satu atraksi ke atraksi lain di Asakusa karena diantarkan dengan penarik becak lokal yang sekaligus jadi pemandu dan tukang photographermu. Lumayan sekali, kan?

Foto-foto dengan kimono di Asakusa
Foto-foto dengan kimono di Asakusa

Selain mengikuti tur becak tradisional Jepang, kamu juga bisa jalan-jalan di Asakusa mengenakan pakaian tradisional Jepang – kimono. Pesan paket sewa kimono kamu dari Klook dan ambil kimononya pada saat kamu sampai di Asakusa! Selain termasuk harga sewa bajunya, kamu juga akan mendapat styling rambut ala orang Jepang dengan paket ini. Percaya deh, langsung berasa seperti orang lokal!

Cara ke Asakusa: Naik kereta ke Stasiun Asakusa dengan pass Subway Tokyo kamu.

Hari Ketiga – Bersantai-santai ala orang Jepang di Onsen

Sebelum melanjutkan perjalanan liburan ke kota-kota lain, ada baiknya untuk mengambil waktu untuk beristirahat dan memanjakan badan ala orang Jepang di onsen!

Oedo-Onsen Monogatari
Oedo-Onsen Monogatari

Oedo-Onsen Monogatari merupakan salah satu pusat onsen terbesar di Jepang dengan 13 kolam permandian dari sumber air panas 1,400 meter di bawah tanah dan fasilitas tambahan yang lengkap

Seperti onsen-onsen pada umumnya, terdapat dua ruang berendam terpisah untuk masing-masing gender di Oedo-Onsen Monogatari karena pada saat berendam kamu tidak diperkenankan untuk menggunakan pakaian apa pun. Sebelum terburu-buru masuk ke kolam, sebaiknya kamu membilas badan dengan shower yang tersedia untuk menjaga kebersihan. Kalau malu, kamu bisa menggunakan handuk kecil yang disediakan untuk menutupi badan meski pada saat berendam, handuk tidak diperkenankan untuk menyentuh air.

Setelah menikmati waktu tenang berendam, wajib untuk menikmati fasilitas di luar dengan mengenakan yukata yang telah disediakan pada saat registrasi masuk ke onsen. Beberapa fasilitas yang bisa kamu coba termasuk kolam rendam kaki luar ruang, sauna ruang garam, pijat kaki hingga pijat badan pun ada untuk benar-benar melelehkan kelelahanmu.

Bagian dalam Oedo-Onsen Monogatari di desain seperti kota Tokyo dari jaman Edo dahulu. Selain foto-foto cantik dalam yukata dan interior asiknya, kamu juga bisa menikmati aneka permainan dan hidangan yang disediakan di sana. Mulai dari ramalan nasib hingga permainan karnival, semua ada!

Klook Pro-tip: Pesan tiket masuk ke Oedo-Onsen Monogatari kamu sebelum keberangkatan ke Jepang melalui Klook untuk menikmati penghematan biaya masuk hingga 919 JPY (~Rp 119.500) per orang! Voucher dari Klook bisa kamu tukarkan dengan tiket masuk aslinya di Bandara Internasional Narita pada saat kedatangan. Praktis & hemat!

Oh iya, orang bertato dilarang masuk ke semua onsen di Jepang karena tato diasosiasikan dengan anggota komplotan Yakuza alias mafia di sana. Kalau kamu memiliki tato, kamu bisa mengikuti kegiatan upacara teh tradisional Jepang ini untuk menenangkan diri sebelum perjalanan ke kota selanjutnya di itinerary ini!

Cara ke Oedo-Onsen Monogatari: Naik kereta ke Stasiun Tokyo Teleport dengan pass Subway Tokyo kamu. Pintu masuk ke onsen berada dua menit dari stasiun.

Baca juga: Itinerary Wisata Tokyo 5H4M Untuk Liburan Hematmu

Osaka & Kyoto

Selesai mengistirahatkan diri di Onsen, waktunya melanjutkan perjalanan ke kota Osaka di daerah Kansai. Osaka merupakan salah satu kota utama di Jepang yang telah berkembang pesat dan menawarkan pengalaman wisata dan kuliner yang tidak boleh dilewatkan.

Ada berbagai cara untuk ke Osaka dari Tokyo. Cara tercepat, tentunya, adalah dengan menggunakan pesawat. Penerbangan 1 jam 15 menit ini disediakan oleh berbagai maskapai dengan 60 jadwal terbang setiap harinya. Pastinya kamu bisa mencari waktu yang pas untuk jadwal perjalananmu. Meski merupakan metode transportasi paling cepat, belum tentu yang paling mahal, lho! Harga tiket biasanya dimulai dari 4,060 JPY (~Rp 528.000) untuk satu kali jalan.

Alternatifnya, kamu bisa menggunakan kereta Shinkansen ikonik Jepang dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Shin-Osaka. Perjalanan dengan kereta Shinkansen tercepat, Nozomi memerlukan waktu 155 menit sedangkan kereta Hikari dan Kodama sekitar tiga dan empat jam masing-masing. Harga tiket di mulai dari 13,620 JPY (~Rp 1.770.000) untuk tiket non-reserved satu kali jalan.

Untuk yang mencari mode transportasi paling ekonomis, kamu bisa menggunakan bus antar kota. Perjalanan menempuh waktu sekitar delapan jam tetapi kamu bisa mendapat harga tiket mulai dari 2,700 JPY (~Rp 351.000) satu kali jalan kalau merencanakan dengan benar.

Hari Keempat – Eksplorasi Kota Osaka dengan Osaka Amazing Pass

Apa pun metode transportasi yang kamu pilih, Selamat datang di Osaka! Jalan-jalan di Osaka sangat mudah, hemat dan praktis karena adanya Osaka Amazing Pass – tiket yang mengizinkanmu untuk masuk ke semua atraksi dalam daftarnya dan naik transportasi umum sepuasnya di Osaka selama 24 atau 48 jam!

Pesan Osaka Amazing Pass kamu dari Klook dan pilih antara pengambilan pass di Bandara & Namba OCAT atau di Kuromon Ichiba Market. Untuk itinerary ini, kami akan menggunakan pass satu hari seharga 2,397 JPY (~Rp 312.000) tetapi kalau kamu memiliki waktu lebih di Jepang, kamu bisa menggunakan pass dua hari seharga 3,267 JPY (~Rp 425.000) untuk benar-benar menikmati wisata Osaka. Harga beli dari Klook ini juga lebih murah daripada beli di tempat lain lho!

Dengan Osaka Amazing Pass kamu, kunjungi Osaka Castle dan Osaka Castle Nishinomaru Garden – ikon kota Osaka. Di sini, kamu bisa mempelajari sejarah kota Osaka dan kemudian jalan-jalan santai di tamannya yang cantik, tidak lupa juga untuk foto-foto. Meski untuk masuk seharusnya dipungut biaya total 800 JPY per orang, tinggal tunjukkan Osaka Amazing Pass kamu dan kamu bisa masuk tanpa biaya tambahan!

Cara ke Osaka Castle & Nishinomaru Garden: Gunakan Osaka Amazing Pass kamu dan naik kereta gratis ke Osaka Business Park dan keluar dari Exit 2.

Untuk yang ingin mempelajari sejarah kota Osaka secara lebih mendalam, ada juga Osaka Museum of History dekat Osaka Castle. Tiket masuk ke museum ini seharga 600 JPY tetapi karena termasuk dalam daftar wisata Osaka Amazing Pass, kamu tidak perlu membayar biayanya!

Giant Ferris Wheel
Giant Ferris Wheel

Destinasi wisata di Osaka satu lagi yang bisa kamu kunjungi dengan Osaka Amazing Pass adalah Tempozan Giant Ferris Wheel dan Santa Maria Cruise. Kedua atraksi ini berada berdekatan satu dengan yang lain sehingga bisa dikunjungi bersamaan.

Tempozan Giant Ferris Wheel merupakan salah satu kincir ria terbesar di dunia dengan ketinggian hingga 112.5 meter. Terdapat dua jenis kabin yang bisa kamu pilih – kabin normal atau kabin dengan lantai kaca untuk thrill tambahan. Perjalanan satu kali putaran memerlukan waktu 15 menit dan di puncak paling atas, kamu akan bisa melihat pemandangan kota Osaka yang keren!

Kapal Santa Maria Cruise
Kapal Santa Maria Cruise

Santa Maria Cruise menawarkan pengalaman naik replika dari kapal Santa Maria yang digunakan Kolombus untuk menjelajahi dunia. Selain menikmati angin sepoi-sepoi saat kapal sedang berlayar, kamu juga akan melihat Universal Studios Japan (USJ) di kejauhan. Harga tiket day cruise seharga 1,600 JPY sedangkan untuk pelayaran malam, dikenakan 2,100 JPY. Tapi dengan Osaka Amazing Pass, gratis! Lumayan banget kan?

Cara ke Tempozan Giant Ferris Wheel & Santa Maria Cruise: 10 menit jalan dari Stasiun Osakako, Exit 1.

Dengan mengunjungi 5 destinasi wisata di Osaka ini saja, kamu bisa menghemat biaya masuk hingga 1,900 JPY (~Rp 247.000) per orang. Belum lagi penghematan karena transportasinya juga gratis!

Osaka Museum of Housing & Living
Osaka Museum of Housing & Living

Masih banyak destinasi wisata lain yang bisa kamu kunjungi juga dengan Osaka Amazing Pass. Contohnya, Osaka Museum of Housing & Living di mana kamu bisa merasakan kehidupan di Osaka jaman dahulu, Osaka Tennoji Zoo dan Umeda Sky Building Floating Garden Observatory. Bayangkan saja penghematan yang bisa kamu nikmati kalau beli pass ini!

Klook Pro-tip: Berapa banyak kamu menghemat dari penggunaan Osaka Amazing Pass tergantung pada seberapa baik kamu merencanakan perjalananmu. Pastikan kamu mengunjungi tempat-tempat yang berdekatan untuk meminimalisir waktu di jalan.

Hari Kelima – Puas bermain di Universal Studio Japan seharian

Kunjungan ke Jepang tidak lengkap tanpa kunjungan ke salah satu theme park serunya. Untuk hari kelimamu, yuk main ke USJ di Osaka!

Pintu masuk USJ (kiri) dan atraksi di Sesame Street Fun World (kanan)
Pintu masuk USJ (kiri) dan atraksi di Sesame Street Fun World (kanan)

USJ merupakan taman bermain Universal Studios pertama yang di bangun di luar Amerika Serikat dan telah beroperasi sejak tahun 2001. Wahana-wahana yang ditawarkan didesain dengan tema film-film terkenal seperti Harry Potter, Terminator dan Jurassic Park. Kamu juga bisa bertemu karakter favoritmu seperti Snoopy dari Peanuts, Hello Kitty dan Elmo dari Sesame Street.

Klook Pro-tip: Beli tiket USJ kamu dari Klook dan tidak perlu antri untuk beli tiket lagi di sana! Tinggal cetak e-tiket yang dikirimkan setelah pembayaran dan langsung scan untuk masuk dan bermain. Gampang sekali!

Belum lagi kalau kamu berencana untuk mengunjungi Tokyo musim semi ini, gunakan diskon spesial ini dari Klook. Dengan kode promosi CHERRY188 dan berbelanja minimum total Rp 3 juta, kamu bisa menikmati potongan langsung sebesar Rp 188.000 dan dapat voucher tambahan senilai Rp 188.000 untuk pembelian yang selanjutnya. Yang pasti, ini sangat menarik dan pas banget buat kamu yang ingin menghemat saat liburan ramai-ramai.

Salah satu bagian paling terkenal di USJ, without doubt, adalah dunia Wizarding World of Harry Potter. Tidak heran, jalan-jalan di desa Hogsmeade akan membuatmu merasa bak masuk dalam dunia sihir Harry Potter! Disini, selain melihat replika Hogwarts, kamu bisa melihat langsung toko-toko sihir unik yang kamu lihat di film Harry Potter kesayanganmu & bahkan membeli barang-barang uniknya.

Jangan lewatkan juga kesempatan untuk foto dengan kereta Hogwarts Express dan mencoba minuman ikonik Butterbeer di USJ.

Klook Pro-tip: Karena popularitas Wizarding World of Harry Potter, tidak heran bagian ini selalu jadi jujukan pertama pengunjung USJ. Kalau tidak ingin terjebak antrian panjang, kamu bisa membeli tiket akses cepat USJ seharga 5,500 JPY (~Rp 716.000) diatas tiket masuk USJmu. Dengan tiket akses cepat, kamu akan mendapat prioritas masuk wahana-wahana di Wizarding World of Harry Potter dan wahana terkenal lainnya.

Kalau tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan, kamu bisa menghindari antrian dengan cara datang ke USJ sebelum jam buka untuk mendapatkan Timed Entry Ticket gratis. Timed Entry Ticket merupakan sistem reservasi baru yang ditawarkan oleh USJ untuk memastikan semua pengunjung bisa menikmati wahana populernya.

Pada saat pintu USJ di buka, langsung saja menuju daerah Central Park (samping wahana JAWS) untuk mendapatkan Timed Entry Ticket ini. Jumlah tiket ini sangat terbatas dan begitu kamu menentukan jam masukmu, kamu tidak dapat menggantinya. Jadi pastikan kamu merencanakan harimu dengan baik kalau ingin menggunakan fasilitas ini!

Selain Wizarding World of Harry Potter, dunia Minions, Minions Park juga menjadi favorit pengunjung. Di Minions Park, kamu akan bisa bertemu, foto-foto ria dengan karakter imut kuning ini!

Meski mungkin kamu sudah capai dari serunya bermain di USJ, jangan terburu-buru pulang dahulu ya! Pastikan kamu tetap tinggal di USJ hingga malam hari untuk menyaksikan parade-parade keren malam hari. Atraksi-atraksinya pun terlihat berbeda di malam hari dan kelelahanmu akan leleh saat melihatnya.

Cara ke USJ Osaka: Gunakan ICOCA IC Card (kartu untuk menghemat biaya transportasi di daerah Kansai) dan naik kereta ke Stasiun Universal City di jalur JR Sakurajima. Pintu masuk USJ berada 5 menit dari stasiun.

Hari Keenam – Perjalanan Day Trip ke Kyoto

Di hari terakhir sebelum kembali ke tanah air, sempatkan diri untuk mengunjungi Kyoto, kota di Kansai yang kaya tradisi dan budaya. Meski secara keseluruhan negara Jepang termasuk sangat maju dan modern, kota Kyoto seperti tertinggal di zaman dahulu dengan banyaknya destinasi wisata dari zaman kuno yang dipreservasi. Tidak percaya? Lihat sendiri saja!

Perjalanan dari Osaka ke Kyoto bisa ditempuh dalam waktu secepat 15 menit kalau menggunakan kereta Shinkansen untuk harga 1,420 JPY (~Rp 183.000) satu kali jalan. Ada pula kereta jalur cepat Kyoto (JR Kyoto Line) yang bisa kamu gunakan untuk ke Kyoto dalam waktu 24 menit untuk 560 JPY (~Rp 72.000) satu kali jalan.

Salah satu destinasi wisata di Kyoto yang pasti sering kamu lihat di Instagram feedmu dan wajib dikunjungi adalah Fushimi Inari-taisha. Kuil Shinto ini merupakan kuil pusat umat kepercayaan Inari dan sudah berada di kaki Gunung Inari, Kyoto, sejak sekitar 1.300 tahun lalu.

Deretan gerbang Torii di Fushimi Inari-Taisha
Deretan gerbang Torii di Fushimi Inari-Taisha

Selain sejarah panjangnya, alasan mengapa kuil ini menjadi favorit wisatawan asing adalah kecantikan gerbang Torii merahnya. Gerbang-gerbang ini didonasikan ke kuil oleh perusahaan-perusahaan Jepang untuk menunjukkan rasa syukur dan sebagai harapan untuk berkat di masa depan dan kini sudah terdapat lebih dari 10,000 gerbang beruntun di Fushimi Inari-taisha. Pemandangan inilah yang instagramworthy sekali!

Klook Pro-tip: Karena kuil ini berada di kaki gunung, kamu harus siap-siap untuk mendaki kalau ingin melihat seluruh bagian kuil. Perjalanan ke bagian atas kuil memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 jam dua arah jadi sebaiknya kamu menggunakan sepatu nyaman saat ke sini.

Meski begitu, jangan batalkan rencana ke sini hanya karena alasan tidak kuat mendaki. Kamu tidak perlu naik ke bagian paling atas untuk menikmati destinasi wisata ini!

Cara ke Fushimi Inari-taisha: Gunakan ICOCA IC Card dan naik kereta ke Stasiun Inari.

Jalan Kiyomizu-zaka
Jalan Kiyomizu-zaka

Setelah puas berfoto ria dengan gerbang Torii di Fushimi Inari-Taisha, lanjutkan perjalanan ke jalan Kiyomizu-zaka di mana kamu akan menikmati suasana Jepang kuno. Selain membeli souvenir tradisional Jepang, kamu juga bisa mencoba aneka jajanan atau juga makan siang kuliner lokal khas Kyoto.

Kiyomizu-zaka adalah jalanan masuk ke Kiyomizu-dera, kuil Budha yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO di Kyoto. Seperti Fushimi Inari-taisha, kuil ini pun berada di atas dataran tinggi dan diperlukan waktu untuk naik kalau mau mengunjunginya. Pada saat musim semi atau gugur, panggung tinggi ikonik Kiyomizu-dera sering kali menjadi spot pilihan wisatawan untuk menikmati pemandangan kota Kyoto. Terdapat biaya masuk sebesar 300 JPY (~Rp 38.700) untuk menikmati wisata ini.

Klook Pro-tip: Kiyomizu-dera sedang di renovasi besar-besaran untuk memperkuat strukturnya yang sudah tua hingga Maret 2020. Karena itu, wisatawan disarankan untuk tidak menghabiskan waktu dan tenaga untuk naik ke atas kalau berkunjung dalam waktu ini.

Cara ke Fushimi Kiyomizu-zaka dan Kiyomizu-dera: Gunakan ICOCA IC Card dan naik bus 100 atau 206 selama 15 menit dari Stasiun Kyoto.

Meski mungkin kamu tidak bisa melihat Kiyomizu-dera karena sedang direnovasi, terdapat satu lagi kuil yang sangat ikonik dan wajib kamu kunjungi di Kyoto – Kinkakuji atau yang dikenal juga sebagai ‘The Golden Temple’. Kuil unik ini telah menarik perhatian banyak orang dan menjadi ikon kota Kyoto karena seperti namanya, seluruh sisinya di lapisi dengan emas. Terdapat biaya masuk sebesar 400 JPY (~Rp 51.000) per orang untuk menikmati Kinkakuji.

Untuk alasan keamanan, kamu hanya bisa menikmati destinasi wisata ini dari luar. Tapi cukup dari luar saja, kemewahan budaya kehidupan warga Kyoto zaman dahulu sudah bisa kamu rasakan. Sebelum pulang, jangan lupa selfie dan mengabadikan kunjunganmu ke Kinkakuji, ya!

Cara ke Fushimi Kiyomizu-zaka dan Kiyomizu-dera: Gunakan ICOCA IC Card dan naik bus 101, 102, 204 atau 205 dari Stasiun Kitaoji.

Klook Pro-tip: Kalau kamu ingin melakukan perjalanan satu hari ini ke Kyoto tanpa ribet, ada baiknya kamu menggunakan paket day tour dari Klook ini. Dengan 8,000 JPY (~Rp 1.03 juta), kamu akan mendapat antar-jemput bus dari Osaka, makan siang, pemandu wisata berbahasa Inggris dan sudah termasuk biaya tiket masuk ke destinasi wisatanya pula. Jangan lupa untuk gunakan kode promosi CHERRY188 untuk mendapat diskon spesial!

Setelah kembali ke Osaka, kalau kamu masih ada tenaga yang tersisa, akhiri harimu dengan mengunjungi bagian kota yang paling happening, Namba dan Dotonburi!

Namba dan Dotonburi sering disebut sebagai pusat hiburan di Osaka dan meski di pagi hari daerah ini terlihat biasa-biasa saja, setelah matahari terbenam, kamu akan melihat keajaibannya! Lampu-lampu neon yang menyala, restoran lokal yang selalu ramai dan Tonbori river cruise ikonik, ini beberapa alasan kenapa Namba menjadi destinasi wajib kunjung di Osaka.

Kalau sudah berada di Namba, harus deh jalan di Shinsaibashi, shopping street sepanjang 560 meter. Kamu akan menemukan lebih dari 180 toko dalam pusat perbelanjaan yang selalu ramai pengunjung ini. Mulai dari Daiso (toko 100 JPY serba ada) hingga department store, semuanya ada.

Kalau sudah berada di Namba, harus deh jalan di Shinsaibashi, shopping street sepanjang 560 meter. Kamu akan menemukan lebih dari 180 toko dalam pusat perbelanjaan yang selalu ramai pengunjung ini. Mulai dari Daiso (toko 100 JPY serba ada) hingga department store, semuanya ada.

Masih pengin makan hidangan khas Jepang? Ichiran Ramen harus masuk dalam itinerary! Walaupun terdapat banyak toko ramen di sana, selalu saja ada antrian di depan Ichiran Ramen meski mereka buka 24 jam. Tidak heran, kuah dan saus khususnya menyatu dengan sempurna, menghasilkan hidangan yang menggoyang lidah.

Pengalaman makan ramen di Ichiran Ramen pun cukup menarik karena setiap pengunjung memiliki ‘booth’ tersendiri untuk menyantap ramennya. Bahkan, kamu tidak akan melihat waiter yang menyajikan ramennya karena ramen akan dikirimkan langsung melalui jendela. Semua ini didesain supaya pengunjung bisa benar-benar fokus menikmati ramennya. Unik, kan?

Klook Pro-tip: Karena antrian di Ichiran Ramen biasanya sangat panjang di jam makan malam, sebaiknya mengatur jam makan setelah pukul 8 atau 9. Meski mungkin masih harus menunggu, antriannya akan jauh lebih pendek!

Cara ke Namba: Gunakan ICOCA IC Card dan naik kereta ke Stasiun Namba.

Hari Ketujuh – Menikmati pagi terakhir di Osaka & pulang ke tanah air

Tidak terasa, sudah hari terakhir di Jepang. Sebelum bertolak pulang, kunjungi Kurumon Ichiba Market, pasar tradisional di Osaka.

Pasar Kurumon Ichiba ini berbeda dengan Pasar Ikan Tsukiji karena tidak hanya menjual ikan. Destinasi wisata di Osaka ini cocok dijadikan perhentian terakhirmu di Jepang karena kamu bisa membeli beragam snack dan souvenir khas Osaka sebagai oleh-oleh disini.

Puas belanja oleh-oleh, waktunya menuju Bandara Internasional Kansai (KIX) untuk pulang. Meskipun bandara KIX tergolong cukup jauh dari kota, tersedia airport limousine yang akan membawamu ke bandara dari dua penjemputan di pusat kota Osaka. Dengan pilihan penjemputan di OCAT, kamu hanya perlu menyiapkan 1,098 JPY (~Rp 141.000) dan kamu akan diantar dalam bus nyaman ke KIX. Pemesanan dan konfirmasi tiket pun bisa dilakukan online. Mudah sekali, bukan?

Jadi bagaimana? Apakah sudah siap jalan-jalan tanpa ikut paket tur ke Jepang? Tidak sesulit yang kamu bayangkan, kan? Jangan lupa untuk menggunakan kesempatan dan hemat hingga Rp 376.000 dengan kode promosi CHERRY188 saat menyiapkan liburan bersama Klook! Hanya berlaku hingga 30 April 2018 saja, lho! Buruan!

Di Terbit Oleh HudsonLim BursaMetroNews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *