Seberapa Tinggi Pengetahuanmu tentang Seks

Seberapa Tinggi Pengetahuanmu tentang Seks

Bursa Metro News –   Seberapa tinggi pengetahuanmu tentang seks beberapa ahli mengatakan bahwa pengetahuan seks sebaiknya diajarkan sejak dini. Sehingga ketika dewasa, seseorang bisa mengerti mana yang boleh dan gak boleh dilakukan ketika akan melakukan hubungan seks. Bagaimana dengan kamu? Berapa banyak ilmu yang sudah kamu ketahui tentang seks?

Ketika Kamu Berhubungan Seks

Kita selalu senang mendengarkan hal yang berbau tentang seks. Walaupun cukup tabu di situasi umum, namun bahasan tersebut selalu menarik untuk dibahas, apalagi jika datang dari pengalaman teman-teman sendiri. Akan tetapi, kita sendiri sejujurnya tidak pernah menyadari, atau lebih tepatnya memahami, apa yang terjadi dengan tubuh kita ketika sedang bercinta.

Kamu mengalami sex flush

Sex flush adalah kondisi di mana tubuhmu berwarna merah karena darah yang terpompa ketika melakukan hubungan seks. Hal ini dapat terjadi di dalam empat fase seks: fase bergairah, fase memuncak, fase orgasme, dan fase resolusi. Studi menunjukkan sex flush terjadi pada 50-75 persen wanita dan 25 persen pria, walaupun itu tidak konsisten.

Ereksi untuk pria lubrikasi untuk wanita

Ereksi adalah momen ketika penis pria menjadi tegang. Itu dikarenakan adanya darah yang menyebar ke bagian penis melalui tiga area spons. Berbeda dengan wanita.

Wanita mendapatkan momen lubrikasi di mana alat kelamin wanita memproduksi cairan lebih. Labia luar dan dalam wanita akan mengembang, memberikan tekanan terhadap bartholins gland dan skene’s gland yang membuat mereka memproduksi cairan lubrikasi tersebut.

Pria dan wanita sama-sama memiliki waktu yang sama untuk terangsang

Banyak mitos mengatakan wanita memiliki waktu yang lebih lama ketimbang pria agar dapat terangsang. Menurut hasil sebuah studi menggunakan thermographic kepada alat kelamin, pria dan wanita sehat sama-sama memiliki waktu setidaknya 30 detik untuk mulai terangsang ketika melihat film porno. Waktu untuk mencapai titik klimaks rangsangan setidaknya dicapai oleh pria dan wanita dalam waktu 10 menit.

Penis yang menjumbai dan uterus yang mengembang

Kita selalu berpikir bahwa ketika pria berhubungan seks, penis mereka akan menegang hingga berdiri. Hasil penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Riset terhadap delapan pasangan yang berhubungan seks menunjukkan dua per tiga dari penis pria tersebut malahan menjumbai dan mengarah ke depan, membentuk sudut 120 derajat dari awal penis. Sedangkan untuk wanita, uterus-nya akan mengembang hingga 2,4 cm dan mengubah konfigurasi kandung kemih.

Bertambahnya ukuran organ rangsang

Ketika berhubungan seks, payudara wanita mampu berkembang hingga 25 persen dan testikel pria membesar 50 persen dari ukuran awal. Kedua momen berkembang ini terjadi ketika memasuki fase kedua seks, yaitu fase memuncak.

Wanita lebih susah mencapai titik orgasme

Menurut survey terhadap 1.400 wanita, hanya 21 hingga 30 persen wanita yang dapat mengalami titik orgasme. Orgasme di sini tidak dibantu oleh bantuan rangsangan tangan atau juga oral seks. Itu artinya wanita membutuhkan rangsangan lebih dari sekadar penetrasi penis untuk mencapai orgasme.

Kedua kelamin memiliki struktur yang serupa

Walaupun bentuknya berbeda, tetapi sejujurnya klitoris dan penis memiliki bagian yang sama. Mereka memiliki glans, foreskin, erectile tissue dan shaft. Akan tetapi, tidak seperti penis, fungsi klitoris adalah untuk memberikan kenikmatan seks kepada para wanita.

Orgasme merupakan pengalaman otak

Fase paling puncak dalam berhubungan seks adalah orgasme. Dalam orgasme, dopamine mensintesis neuron yang ada di otak ketika ejakulasi, memberikan kepuasan luar biasa kepada pria seakan-akan mendapatkan doping dari obat-obatan psikotropika. Untuk wanita sendiri, dopamine juga diriliskan ke otak untuk memberikan orgasme di mana, seperti poin sebelumnya, itu adalah hal yang sulit untuk dilakukan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *