Tim pengacara Ahok ajukan keberatan Kesaksian

Tim pengacara Ahok ajukan keberatan Kesaksian

Tim pengacara Ahok ajukan keberatan Kesaksian

Tim pengacara Ahok ajukan keberatan Kesaksian
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjalan menuju kursi terdakwa untuk menjalani dalam sidang lanjutan di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1). Ahok yang langsung masuk ke ruang sidang terlihat menenteng map merah.

Tim pengacara Ahok ajukan keberatan Kesaksian akan melaporkan saksi Irene Handono. Dia dianggap telah melakukan kesaksian bohong dalam sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Ahok.

Dalam keterangan pers usai sidang, tim pengacara Ahok kemudian membacakan 15 keberatan terkait kesaksian Irane Handono yang dianggap mengandung ketidak benaran dan fitnah.

“Jadi kami ingin menegaskan, tim kuasa hukum akan melaporkan saksi yang memberikan keterangan palsu khususnya kepada Irene yang dianggap telah dianggap menyebarkan fitnah,” kata anggota tim pengacara Ahok, Triana Dwi Sarajo di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 11 Januari 2016.

Humprey S Djemat menambahkan, karena keterangan Irene tidak benar, tim penasihat hukum meminta kepada Majelis Hakim membuat surat keterangan saksi palsu.

“Jadi setelah kita memberikan dengan keterangan bantahan penasihat hukum meminta kepada majelis hakim untuk menerbitkan surat penetapan salah satu saksi yang memberikan keterangan palsu,” ujar dia.

Salah satu isi dari 15 keberatan tersebut ialah kesaksian Irene yang menyebutkan Ahok, pernah meminjamkan Monas sebagai tempat untuk menyelenggarakan pada acara Paskah. Padahal menurut tim kuasa hukum, Ahok tidak pernah meminjamkan, tapi izin diberikan sesuai aturan yang telah berlaku.

“Pak Basuki tidak pernah meminjamkan Monas menyelenggarakan Paskah, untuk perayaan keagamaan di Istiqlal, Katedral, atau Lapangan Banteng sesuai ketentuan Pepres dan Bapak Basuki hanya bisa menjalankan aturan saja,” ujar dia.

Selain Irene Handono yang dilaporkan, saksi Muhammad Burhanuddin pun dilaporkan tim kuasa hukum Ahok karena mengada-ada saat memberi kesaksian di persidangan.

Kuasa hukum Ahok lainnya, yakni Fifi Lety

Indra mengatakan, Burhanuddin dilaporkan karena dalam sidang menyebutkan bahwa  kunjungan Ahok di Pulau Seribu untuk kampanye.

“Saksi Burhanudin juga akan kami laporkan karena memfitnah, dengan bersaksi Ahok melakukan kampanye dengan menyebut ‘pilih saya’, padahal jelas Pak Basuki bilang ‘jangan pilih saya’,” ujar Fifi .

Sidang kelima Ahok ini berakhir tengah malam setelah mendengarkan dari empat saksi yang hadir, yakni Sekretaris PP Muhammadiyah Pedri Kasman, Ketua yayasan pembina Mualaf Irene Handono, Advokat Muhammad Burhanudin, dan Sekretaris Forum Umat Islam Bogor Willyudin.

Ditulis Oleh : Cyntia – Bursametronews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *